PEMIMPIN DAN IMAJINASI

  • kaniranacoaching
  • Jun 14, 2023
https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrjc3hbiolkyv8wdDSjzbkF;_ylu=c2VjA2ZwLWF0dHJpYgRzbGsDcnVybA--/RV=2/RE=1686764251/RO=11/RU=https%3a%2f%2fseanmmcbride.com%2f2020%2f05%2f24%2fthe-power-of-imagination%2f/RK=2/RS=xpIOTODnyFNPzSuqoCKdqHhnWPw-

Sumber dari Kreativitas adalah IMAJINASI, yaitu proses mencipta dari yang gak ada menjadi ada, atau sesuatu yang sudah ada menjadi berbeda, meski masih dalam pikiran.

Kekuatan imajinasi, beragam tiap orang.

Kita tentu pernah ketemu kondisi respon berbeda begini saat butuh solusi atas sebuah masalah…

  1. “Gak ada ide…” (blank).
  2. “Biasanya sih kalo dulu, diginiin…” (Copy-paste masa lalu)
  3. “Bagaimana jika kita mengubah, membuatnya berbeda dari begini jadi begono dan begitu?” (Kepikiran yang awalnya gak kepikiran).

Ketiga ragam respon diatas, dihasilkan oleh daya imajinasi dalam kualitas berbeda. Dan jawaban ke-3 biasanya disebut orang kreatif (meski gak selalu langsung solutif). Paling enggak, orang dengan respon ke-3 lebih siap menghadapi perubahan cepat yang serba baru.

Pertanyaannya, bagaimana agar seseorang bisa mudah berimajinasi? Apakah karena bakat?

Sejatinya ada orang-orang dengan bakat berimajinasi lebih besar. Bagi dia tentu lebih mudah. Namun proses imajinasi ini bisa dilatih. Caranya ya dengan membiasakan untuk meng-create sesuatu yang belum ada sebelumnya di dalam pikiran. Bukan hanya sekali, namun berkali-kali.

Secara teknis, hal di atas bisa diwujudkan saat sering membaca novel, puisi, dan karya sastra lainnya. Contoh novel, lebih melatih imajinasi dibanding nonton film yang segala bentuk visualnya sudah disediakan. Saat membaca novel, kita dituntut memvisualisasikan sendiri. Jika sering melakukannya dengan intensitas tinggi, ‘otot-otot’ imajinasi kita terbentuk.

Karena itu, jika melihat sejarah, gak heran kita menemukan banyak Pemimpin Besar dekat dengan dunia sastra.

Dan ironisnya, dunia sastra sudah mulai ditinggalkan kalangan muda di era serba visual dan digital hari ini.

Pertanyaan berikutnya, sejauh mana kualitas imajinasi pemimpin kita di masa depan? Akankah daya imajinasi-nya kelak kalah oleh kekuatan Al?

Ditulis oleh:
Surya Kresnanda
@suryakresnanda
0811 2244 111

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *